Cara membuat scroll box pada blog

Posted by Unknown Sabtu, 25 Januari 2014 0 komentar

Cara membuat scroll box pada blog

Scroll box adalah kotak yang berisi tulisan atau gambar atau lainnya yang menggunkan fungsi scroll. Selain gambar dan tulisan, sobat dapat mengisi scroll box tersebut dengan kode script / html. Memasang scroll box sangat bermanfaat sekali untuk kalian yang ingin membuat Linklist / blogroll agar panjang blogroll tersebut tidak membuat loading blog kita lambat. Untuk membuatnya, cukuplah mudah. Sobat hanya tinggal memasang kode Html di bawah ini:
<div style="overflow:auto;width:300px;height:100px;padding:10px;border:1px solid #eee">

Isi Scroll Box

</div>
Contoh scroll box:
<div style="overflow:auto;width:100px;height:50px;padding:10px;border:1px solid #eee">

<a href="http://blognya-reggy.blogspot.com">Tes 1</a>
<br />
<a href="http://blognya-reggy.blogspot.com">Tes 2</a>
<br />
<a href="http://blognya-reggy.blogspot.com">Tes 3</a>
<br />
<a href="http://blognya-reggy.blogspot.com">Tes 4</a>
<br />
<a href="http://blognya-reggy.blogspot.com">Tes 5</a>
<br />
</div>
Bila dipasang akan menjadi seperti ini:


Ket:
  • Ganti tulisan yang berwarna merah dengan isi scroll box yang sobat inginkan
  • Kode yang berwarna biru adalah tinggi (height) dan lebar (width) scroll box, dapat sobat ganti sesuai keinginan
  • Untuk mengganti batas (box / kotak) dapat sobat lakukan dengan mengganti tulisan yang berwarna hijau. untuk mengecek kode warna silahkan masuk Disini
Selamat Mencoba!!!

Baca Selengkapnya ....

Cara menghilangkan tulisan Diberdayakan oleh blogger pada blogspot

Posted by Unknown 0 komentar
Cara menghilangkan tulisan diberdayakan oleh blogger pada blogspot - Yupzzz... langsung aja caranya deh ya, lagi males merangkai kata :p

Caranya cukup gampang, temen-temen tinggal mengikuti langkah-langkah dibawah ini:
1. Temen-temen harus Login dululah :D
2. Trus ke Template -> Klik Edit HTML
3. Setelah itu centang "Expand Template Widget"
4. Cari kode ]]></b:skin, atau tekan Ctrl+f untuk memudahkan pencarian
5. Copy kode dibawah ini dan letakkan tepat diatas kode ]]></b:skin :

#Attribution1 {
height:0px;
visibility:hidden;
display:none
}

6. Klik Simpan Template

Tadaaa..... Tulisan "Diberdayakan oleh blogger" pada blog temen-temen sudah hilang begitu saja :p

Baca Selengkapnya ....

Cerita Seorang Teman di Bisnis MLM

Posted by Unknown Jumat, 24 Januari 2014 0 komentar
Seorang teman bercerita kalau beliau mengundang 20 orang untuk hadir di tempat yang telah disediakan. Setelah itu beliau mempresentasikan produknya.... 
Dari 20 orang yang diundang semuanya tidak ada yang membeli produk apalagi mau bergabung dengan produk dengan sistem MLM. 
Beliaunya menceritakan pada uplinenya. Apa komentarnya, "Bagus... dari 20 orang yang diundang semuanya hadir"..... sambil garuk garuk kepala teman ini belum mengerti apa yang di sampaikan uplinenya 
Setelah di "wejang" uplinenya, teman ini melakukan komunikasi intensif dengan orang-orang yang diundang. 
Suatu ketika ada diantara orang yang diundang ini sakit, karena produk yang ditawarkan adalah produk kesehatan, beliau menawarkan "solusi" kepada si sakit untuk mencoba produk yang jadi barang dagangannya... 
Setelah beberapa waktu, si sakit telp kalau ada perubahan, terasa lebih baik. Pada saat inilah teman menyarakankan untuk bergabung menjadi member, karena ada potongan harga dan sisi bisnis lainnya. 
Jadilah si sakit menjadi member dan duplikasi terjadi karena pengalaman pribadi si sakit Karena kemampuannya untuk membina downline, teman ini pada saat ini telah mendapatkan pasive income 
Sekelumit cerita ini semoga memberi inspirasi, kepada Mitra VSI dalam menjalankan bisnisnya dengan inovasi pada produk yang ada.

klik vsi <support www.vsinetwork.net>

Baca Selengkapnya ....

Hati-hati Bertransaksi di Online Shop

Posted by Unknown 0 komentar
Secara tidak sengaja saya masuk di website resmi lembaga negara di bidang intelijen negara lain, beberapa klik, disamping nggak begitu ngerti bahasanya, yang terpikir justru apakah website serupa untuk Indonesia juga ada?
Karena lupa namanya, saya browsing aja dengan keyword "intelijen", dan baru ingat "BIN" ya "Badan Intelijen Negara". 
Setelah saya klik, pandangan tertarik pada gadget bagian atas (saat tulisan ini dibuat) yang  memuat artikel "Hati-hati Bertransaksi di Online Shop"
Dan ketika saya baca Kebijakan Pengguna yang berbunyi "Informasi yang diperoleh atau di-download oleh pengguna akan dipergunakan oleh sang pengguna secara bertanggung-jawab. Pengutipan atas sebagian atau seluruh isi situs web ini diijinkan dengan menyebutkan sumber-sumber secara lengkap", maka yang terpikir kenapa tidak ikut mensosialisasikan informasi tersebut kepada pembaca blog ini?
Dan akhirnya, dari tulisan ini kebawah adalah hasil copy paste lembaga negara kita "BIN" dengan  judul aslinya :
Hati-hati Bertransaksi di Online Shop
Jakarta, (26/2/2013) - Kemajuan teknologi telah membawa dampak yang luar biasa di berbagai bidang, termasuk di dunia bisnis. Teknologi dapat dimanfaatkan dunia bisnis untuk memasarkan produknya dengan mudah. Sebaliknya teknologi juga dapat dimanfaatkan sebagi alat menipu dan kejahatan/kriminal lainnya. Oleh karena itu, masyarakat harus berhati-hati dalam berbisnis dengan memanfaatkan teknologi informatika melalui media internet atau online shop.
Teknologi sangat memudahkan dalam bertransaksi di era modern ini.  Jika dulu masyarakat masih menggunakan cara cash on delivery, saat ini proses menjual dan membeli telah semakin mudah, hanya bermodalkan gadget yang mampu terhubung dengan jaringan internet sudah bisa mencari dan memesan barang yang di inginkan.
Masyarakat Indonesia tentu sudah tidak asing lagi dengan online shop. Di Indonesia sendiri, online shop sudah menjamur beberapa tahun terakhir. Online shop tersebut menjual berbagai jenis barang, mulai dari yang baru ataupun yang bekas. Peminatnya pun beragam, mulai dari kalangan bawah hingga kalangan atas.
Online shop menjadi kegemaran baru sebagian masyarakat Indonesia, karena banyaknya keragaman jenis barang yang ditawarkan.  Mulai dari baju, buku, elektronik, handphone, tiket, jasa, sepatu, aksesoris dan sebagainya. Biasanya yang sering menggunakan fasilitas belanja online adalah wanita, terlebih wanita yang sehari-harinya sibuk di kantor, belanja online menjadi pilihan yang mudah dan praktis.
Belanja online selain mudah  juga murah, karena tidak perlu mengeluarkan biaya dan waktu banyak untuk mencapai tempat tujuan belanja. Modalnya hanya perangkat komputer dan jaringan internet. Banyak kafe ataupun tempat umum lainnya yang menyediakan layanan internet. Tak hanya itu saja, saat ini, orang Indonesia banyak menggunakan smartphone, laptop atau mini tablet lainnya yang mudah dibawa kemana pun dan kapan pun.
Waspadai online shop palsu
Kemudahan yang diberikan dengan adanya online shop tersebut tentulah memiliki resiko yang tinggi pula. Online shop tidak bisa menjamin keamanan dalam tiap transaksi, karena ada oknum-oknum yang memanfaatkan kemudahan tersebut dengan cara yang tidak benar. Seiring dengan perkembangan online shop di Indonesia, berkembang pula penipuan-penipuan yang mengatasnamakan online shop. Seperti lahan bisnis baru, para pebisnis palsu tersebut menjalankan aksinya dengan menarik minat korbannya melalui berbagai cara. Sudah banyak korban akibat online shop palsu tersebut. Polisi juga telah melakukan penangkapan terhadap beberapa owner online shop palsu tersebut.
Kasus penipuan di dunia online terjadi karena perilaku pengguna media online yang kurang hati-hati. Layaknya transaksi di dunia nyata, transaksi di dunia maya pun memerlukan kehati-hatian, seperti kejelasan dengan siapa kita sedang bertransaksi. Perlu sedikit meluangkan waktu untuk mempelajari identititas dengan siapa kita bertransaksi.
Modus operandi penipuan online shop palsu biasanya melalui media jejaring sosial. Dengan berpura-pura berteman dan menawarkan beberapa barang, seorang penipu online mencoba mencari mangsa. Demikian juga dengan blog atau website online. Dengan modal website yang menarik, maka dengan mudah mangsa akan masuk ke perangkap dan melakukan transaksi. Begitu transaksi besar didapat, dengan cepat akun jejaring sosial dan web-nya akan dihapus.

Beberapa ciri-ciri online shop palsu:
1.    Website tampak kurang profesional
Ciri-ciri ini sebenarnya sangat sulit “dirasakan”, karena ada beberapa di antaranya terdapat website     online shop yang cukup profesional dengan tampilan menawan dengan menggunakan template-template menawan yang gratis. Biasanya para pelaku bisnis online shop palsu tersebut cenderung menyiapkan dengan cepat agar dapat menghasilkan duit dengan cepat pula. Setelah berhasil, website tersebut akan ditinggalkan atau ditutup untuk kemudian membuat yang baru. Dengan taktik demikian, maka dari setiap website yang pernah dibuat oleh pelaku online shop palsu tampak dari situs-situs yang tampilannya serupa.


2.    Tidak mau melakukan Cash On Delivery (COD)
Ciri ini yang sangat mudah untuk dirasakan, karena si penjual tidak mau diajak bertatap muka langsung dengan pihak pembeli. Selain alasan sibuk, beberapa online shop palsu juga memberikan/mencantumkan alamat palsu yang sering kali sengaja dibuat sulit dijangkau agar pembeli enggan bertatap muka.

3.    Alamat tempat usaha mencurigakan
Beberapa dari online shop palsu mencantumkan alamat tidak jelas dan menyesatkan. Ciri ini biasanya bisa diketahui setelah pembeli ingin mendatangi si penjual.

4.    Harga barang jauh di bawah harga pasar
Logikanya jika harga jauh dibawah harga pasar, tentu ada sesuatu di baliknya. Bagi online shop palsu, harga tersebut untuk menarik minat para calon korban agar beramai-ramai membeli barang di tempatnya.

5.    Produk tidak jelas
Biasanya, online shop  palsu menawarkan produk-produk yang tidak masuk akal dengan beribu rayuan manis. Foto produk dan bukti pengiriman barang dari jasa pengiriman barang biasanya merupakan foto-foto palsu yang diperoleh dari berbagai forum. Tidak jarang juga si penipu salah memasang foto produk.

6.    Tidak ada foto pemiliknya
Online shop palsu tidak akan menunjukkan foto owner-nya. Jika menujukkan foto juga adalah foto palsu.

7.    Tidak ada nomor telepon lokal
Online shop palsu tidak akan mencantumkan nomor telepon lokal (sesuai alamat rumahnya) untuk dihubungi.
Waspadai Pembeli Online Shop Palsu
Aksi kejahatan di dunia maya ternyata banyak ragamnya, termasuk adanya pembeli online shop palsu. Bisnis melalui teknologi modern, tidak hanya online shop palsu yang meraup keuntungan dari bisnis online tersebut, melainkan juga si pembeli palsu ikut meramaikan transaksi palsu di internet. Seperti online shop palsu yang telah memakan banyak korban, si pembeli palsu juga telah membuat korban.
Modus operandi pembeli online shop palsu, diantaranya seorang penipu menelepon toko online yang memasang iklan barang yang ditawarkan. Penipu mengatakan tertarik dengan barang yang dijual di online shop. Penipu ini berusaha untuk membujuk dan mempengaruhi agar pemilik toko menyerahkan nomor rekening kepadanya. Penipu berusaha untuk menggiring pemilik toko ke mesin ATM dengan dalih melakukan pembayaran awal. Di sinilah penipu memainkan aksinya untuk menyedot isi rekening pemilik toko online. Penipu online shop ini berkeliaran di mana-mana dan jumlahnya tidaklah sedikit.


Ciri-ciri pembeli palsu :
1. Serba terburu-buru
Ciri yang paling menonjol dari pembeli palsu adalah ingin cepat-cepat melakukan transaksi dan terkesan buru-buru. Meskipun si penjual sedang menjelaskan produknya, namun si pembeli terkesan cuek dan ingin cepat-cepat menyelesaikan transaksi. Secara psikologis, pembeli palsu ingin memaksa penjual untuk menjadi gugup dan akhirnya membuat kesalahan atau ketelodoran yang akhirnya dimanfaatkan olehnya.
2. Sulit dihubungi setelah memesan barang
Pembeli palsu di online shop umumnya sulit dihubungi setelah mengaku mentransfer sejumlah uang untuk membeli sebuah produk yang telah ia pilih. Biasanya, si  pembeli sedikit memaksa agar barang harus dikirim secepatnya (hari itu juga), dengan maksud membuat panik penjual dan akhirnya melakukan kesalahan.
3. Mengajak bertemu di tempat yang sulit dijangkau
Ciri-Ciri pembeli palsu di toko online lainnya tampak ketika anda diajak bertemu muka untuk COD atau cash on delivery. Jika anda diajak di tempat yang terlalu jauh dan tidak dikenal oleh anda, sebaiknya anda tolak saja. Karena bisa jadi anda sedang dijebak. Apabila, calon pembeli tak mau diajak bertemu di tempat umum yang sudah sama-sama diketahui, anda pantas pertanyakan motifnya. Jika anda menemui ciri-ciri pembeli palsu seperti ini, jangan ambil resiko. Tolak, karena ini bisa jadi bagian dari rencana komplotan penjahat.
4. Membeli dalam jumlah yang tidak wajar
Sering kali dijumpai pembeli yang baru pertama kali berbelanja langsung memesan sebuah produk dalam jumlah yang tidak wajar/banyak. Secara logika, jika seseorang membeli dalam jumlah banyak tentu orang tersebut sudah yakin dengan kualitas barang yang dijual.
Tip transaksi di online shop
Ada beberapa tip atau langkah sederhana yang perlu diketahui agar masyarakat tidak mudah tertipu oleh online shop atau sebaliknya:
  1. Melakukan transaksi online di toko online yang memiliki reputasi bagus;
  2. Melakukan komunikasi, baik antara penjual dan pembeli, tentang barang yang di perjual-belikan;
  3. Toko online yang bagus akan memasang informasi lengkap, seperti alamat lengkap, kontak person, informasi pembayaran, manajemen, atau jaringan transaksinya;
  4. Tidak mudah percaya terhadap penjual yang menawarkan barang bagus dengan harga murah. Jangan mudah terbuai dengan harga barang yang tidak masuk akal;
  5. Sebisa mungkin gunakan Rekber (rekening bersama) dalam transaksi jual beli online, dan pastikan bahwa Rekber tersebut terpercaya;
  6. Cermati dengan baik perusahaan pengelola toko online tersebut. Laporkan toko ataupun kios yang bermasalah ke admin pengelola online shop tersebut;
  7. Teliti sebelum membeli;
(*/disarikan dari berbagai sumber).

Baca Selengkapnya ....

Bi Kalem in VSI

Posted by Unknown 0 komentar
Ustadz-Yusuf-MansurKalo ada yang ngajak ngotot soal VSI, ga usah dilayanin. Fokus aja. Ga usah repot. Kalem aja. Percaya diri aja. Kalo bisnis payment, bisnis transaksi, yang feenya ratusan trilyunan, dikuasai “kapitalis”, pribadi2 & segelintir prusahaan, kita g tereak2. Dengan memultilevelkan VSI, sesungguhnya membagi / mendistribusi semua opportuniti kepada seluruh kawan2 yang ikut bergerak. So, kalem aja jalanin VSI.
Biasa kok, ada yang setuju, ada yang ga setuju. Biasa. Biasa banget. Jadi ga biasa, kalo kita nawarin VSI, lalu kita yang sewot saat ditolak. Namanya nawarin. Ditolak, diusir, ya biasa kan? Cari yg mau aja. Yang tau bahwa ada biaya admin & biaya2 lain di setiap melakukan transaksi apapun.
Bi kul. Bi kalem. In evriting. Ingkluding in VSI. (baca: Be Cool, be calm, in everything. Including in VSI)
Jangan lupa, bismillaah setiap mau ngejalanin VSI. Tolongin orang supaya punya kantor virtual sendiri & jadilah pemain. Pelaku. Bukan user & pelanggan saja. Dan biasain kalo mau ngejawab, diskusi. Tanpa tanda seru. Penuh baik sangka. Anggap selalu ada yang lebih diketahui oleh orang lain. Jadi kalem. Miliki hati seluas samudera. Dan miliki duit sebanyak2nya, he he. Dilempar batu, jadi ga ngaruh.
Salam Hormat,
Yusuf Mansur | @Yusuf_Mansur
Sumber : http://videoyusufmansur.com/blog/bi-kalem-in-vsi/

Baca Selengkapnya ....

Market Plan Bisnis VSI

Posted by Unknown 0 komentar
Bagaimana Market Plan Bisnis VSI ?

Pendaftaran Mitra 

Untuk menjadi mitra sangat mudah, cukup dengan Rp 275.000,- Anda akan mendapatkan:

http://vsituban.blogspot.com/2013/11/apa-itu-bisnis-vsi.html
  • Bisnis Loket All-Payment VERITRA-PAY include software payment dengan OS Java, Android, Blackberry, iOS & Yahoo Messenger (YM) + Google Talk (Gtalk), info lengkap Veritra-Pay, klik di sini
  • Hak Usaha pengembangan pemasaran VSI seumur hidup & dapat diwariskan

Bonus Sponsor

Bonus sponsor adalah bonus yang dibayarkan apabila Anda berhasil mereferensikan orang lain untuk bergabung dalam program ini. Anda dapat melakukan pensponsoran sebanyak yang Anda mampu.
Rp 50.000,- ( dengan rincian cash Rp 30.000 dan deposit Vertra Pay Rp 20.000 )

Bonus Pasangan

Ketika terjadi pasangan kiri & kanan kaki Anda, maka Anda akan mendapatkan Bonus Pasangan sebesar Rp. 25.000,- (Rp 15.000 berupa cash & Rp 10.000 berupa deposit VeritraPay)
Flush out 12 pasang per hari.

Bonus Duplikasi Pengembangan s/d 10 Generasi

Generasi Sponsoring Bonus Flush Out Total Bonus
1 2 Rp 1.000,- 12 Rp 24.000,-
2 4 Rp 1.000,- 12 Rp 48.000,-
3 8 Rp 1.000,- 12 Rp 96.000,-
4 16 Rp 1.000,- 12 Rp 192.000,-
5 32 Rp 1.000,- 12 Rp 384.000,-
6 64 Rp 1.000,- 12 Rp 768.000,-
7 128 Rp 1.000,- 12 Rp 1.536.000,-
8 256 Rp 1.000,- 12 Rp 3.072.000,-
9 512 Rp 1.000,- 12 Rp 6.144.000,-
10 1.024 Rp 1.000,- 12 Rp 12.288.000,-
Potensi maks Bns Duplikasi / hari / HU Rp 24.552.000
Potensi maks Bns Duplikasi / bulan / HU Rp 736.560.000


Bonus tersebut bisa Anda dapatkan hanya dengan menduplikasikan 12 pasang per hari & diagram jaringan tidak perlu full matriks.


Bonus Reward


STAR LEADER

100 kanan 100 kiri

Smartphone Android Senilai

Rp 1.000.000,-




BRONZE

500 kanan 500 kiri

Free Trip Ke Sentosa Island Singapore Senilai

Rp 5.000.000,-





SILVER

7.000 kanan 7.000 kiri

Perjalanan Religi/Tour Eropa Senilai

Rp 50.000.000,-




  GOLD

25.000 kanan 25.000 kiri

1 Unit Mobil Keluarga Senilai

Rp 200.000.000,-






EMERALD

100.000 kanan 100.000 kiri

1 Unit Mobil Mewah Senilai

Rp 500.000.000,-





DIAMOND

250.000 kanan 250.000 kiri

1 Unit Rumah Mewah Senilai

Rp 1.000.000.000,-





AMBASSADOR

1.000.000 kanan 1.000.000 kiri

1 Unit Villa Mewah Senilai

Rp 2.000.000.000,-







CROWN AMBASSADOR

2.500.000 kanan 2.500.000 kiri

1 Unit Super Car Senilai

Rp 2.000.000.000,-


klik vsi <support www.vsinetwork.net>

Baca Selengkapnya ....

Yaa Tuhaan..Izinkan Saya Membayar Hutang Negri Ini..

Posted by Unknown 0 komentar
Ustadz-Yusuf-MansurSatu bisnis, dikuasai perorangan atau lembaga, sering kita ridho. Tapi jika dibuat bisnis itu agar dinikmati orang banyak, justru banyak yang g ridho.
Konsep VSI & e-Miracle itu, konsep bisnis untuk semua. Added value dari kememberan/kemitraan, pun jauh mlampaui pembayarannya. Al: Free KuliahBisnis. Jika di bisnis payment yang lain, fee mutlak dimiliki pemain, pelaku, owner, pengusahanya. Di VSI, fee itu dibagi2 ke semua yang bergerak. Bahkan, ga kudu cari2 member/mitra lain sebenarnya. Pake sendiri aja. Untuk pembayaran2 listrik, pulsa, dll pembayaran sendiri.
Salam untuk kawan2 VSI & e-Miracle se-Indonesia, Singapore, Taiwan, Hongkong, dll negara. Bismillaah aja. Niatlah ibadah & bantu orang.
Biar maju. Indonesia bisa kelar hutang, dengan “nanya, ngajak, dan ngelibatin rakyatnya”. Beres dah segede apa juga. Terus sinergi. Saling nguntungin. Satu telco, ga bakal kejual ke siapa2, kalo tuh telco ngajak ngomong puluhan juta pemakenya yang notabene rakyat Indonesia. Bagi rata aja. Patungan. Ga perlu kejual. 10T aja, kalo 50jt pelanggan, baru 200rb. Rakyat ngangsur goceng doang selama 3 tahun, beres.
Lah, kalo cuma membiayai properti ribuan hektar di satu kabupaten berkembang, melibatkan rakyat? Teramat kecil. Jadi ga usah ada investasi luar.
Kemarin, Jum’atan di Maskam. Bedehem doang, tromolnya 16jt. Bukan karena ada saya. Wong itu Jum’at sebelum saya hadir. Nah, 1jt masjid? x52 Jum’at? 8jt penduduk Malaysia, bisa terkumpul 125T di Tabung Haji. Indonesia? 25x jumlahnya. Itu? 3000-an T. Silahkan dah tuh negara pake. Makanya judulnya: Izinkan saya bayarin hutang negara.
Itu kotak amal baru deheman doangan. Bedehem. Celah duit tromolnya, sempit. Pegimana pake intruksi? Pegimana pake program? Belum lagi kalo rakyat disuruh bayar dimuka, untuk pembayaran listrik, telpon, pulsa. Pasti mau. Asal clear. Asal jelas. Ajaklah bicara rakyatnya. Libatin rakyatnya yang bodoh2 kayak saya ini. Supaya negara tambah berkah. Ini udah berkah. Hanya supaya tambah berkah. *kalem
Ga disuruh aja, masyarakat udah pada deposit koq. Deposit pulsa listrik, dll. Mereka nyimpen duit di struk. Ini bisa dikoordinir koq. Ini yang kemaren saya iseng. Ga usah ada pajak. Kerjasama aja negara sama rakyat. Bagi dua dah. Fifty fifty gitu. Itu kan lebih gede dari pajak. Darian ngasih “orang lain”? Kan mendingan ngasih rakyatnya sendiri. Trus, ga usah ada tender2an, yang malah ngehasilin makelar. Fee makelar tender, + biaya2 yang ditimbulin, jauh lebih gede, belipet2, daripada pajak. Ganas. Jumlahnya kaco. Bisa 40%. Sok tau ya? He he.
Lah, rakyat minjemin duit sama negara. Keren dah. Benar2 jadi bos. Bos kan minjemin duit, he he he. Cakep. Kerja bareng. Negara ame rakyat. Kita boleh bodoh. Tapi menang jumlah. Cuma ini doang segelintir yang kita masih punya. Tapi jumlah yang segede alaihim ini pun, diatur segelintir. Emak2 mau dah, patungan buat negara. Bayar di muka dah listrik. Buat setaon. + kite2 bayar pulsa telkom, air, hp. Di muka. Kelar dah. Raykatnya asal dilihat nih negara ngajak ngomong, ngelibatin, rakyatnya, bisa dipercaya, wuah, diminta 1, ngasihnya nyawa. Apalagi kalo rakyat semua udah kompak, serentak shalat shubuh di masjid. 100 hariiiii aja. Doain negerinya. Widiiiiihhhh…
Jgn hutang Indonesia… Hutang saya juga bisa lunas… Loh loh loh loh…? Ya, sekalian nitip doa biar hutang sendiri lunas, he he he. Kalem aja ah. Omongan super berat. Musti super kalem. Tapi super serius. Belum lagi yang pada punya anak, dari golongan yang rada2 cukup. Sampe menengah. Mau koq pada bayar di muka untuk pendidikan anak2nya. Tambah gede aja tuh.
Yang pada punya perencanaan travel, bayar juga di muka. Keren sekeren2nya. Haji umrah tuh udah di muka loh. Artinya? Artinya konsep ini bisa dijalankan. Sederhana ko. Trust. Itu kuncinya. Soal kemampuan, kita doain rame2, masa ga mampu. Rakyat mah ga bakal ngebungain. Bermitra aja. Sejajar. Rugi, sama2 rugi. Untung, sama2 untung. Asal jgn ngerugiin
Gregetan. Simpel banget tuh cara. Asli simpel. Yang ga simpel, lawan musuh negeri yang ga keliatan. Terasa, tapi ga keraba. Doa dulu aja dah. Siapapun yang jadi presidennya, cukup tereak aja… “Eee rakyaaaattt… Pinjem duitnya yaaa… Setaon aja. Pada bayar di muka dah… Bla bla bla…”
Ga perlu buka utang baru, +ga usah minta ke orang lain, ga usah dulu dah. Sama keluarga besar aja dulu. Keluarga besar Indonesia. Mirip 1 keluarga kecil. Lalu ada yang bermasalah. Sontak sekeluarga, urunan. Langsung beres. Indonesia, ya begitu. Persodaraan, masih tinggi. Dan yang namanya rakyat, sampe kapan pun, insyaa Allah ga bakal ninggalin pemerintahnya. Tetap terus percaya. Hebat dah rakyatku ini. Apalagi pemaaf banget2, he he he… Luar biasa pemaafnya. Sekeki apapun, dikasih tangan, pasti dibalas hangat. Ya, betul. Super ramah pula. Dikasih senyum, insyaa Allah dikasih dah nomor hape… Loh, koq ke sana? Senyuman siapa emangnye? He he.
Mau bukti Indonesia baek banget? Negara lain ke negara lain, perlu jalur diplomasi gila2an, bahkan senjata. Kita? Kita yang merengek2. Mau bukti lain? Alam kita, kita cukupkan dengan bagian super kecil. Bertahun-tahun sejak zaman ki benen. Ini kan baek bener.Sedekahnya udah kelewat gede. Baik di pusat maupun daerah. Jadi, yakin saya Indonesia pasti akan gede segede2nya. Dibalas 700x, hi hi hi.
Kalo rakyat benar2 bersatu, insya Allah yang jahat2 bakal merinding, terharu, lalu gabung. Yakin. Kita ga ngejahatin balik koq. Minta diajak kerja. Yang jahat2, yang serakah2, kan tetap bagi2 juga, sama konco2nya. Baik lokal maupun luar. Nah, ini ama kita aja. Bagi dikit. Duitnya dari kita koq. Minta setara aja. Minta diajak bicara, diajak duduk, diajak ikutan, dalam duit, dalam kerja, dalam keputusan. Sekarang, kayak rada2 palsu gitu. Kita bosnya. Tapi wakil rakyat? Tinggian die, he he he. Saya pernah turun dari pesawat. Naik bus, ga blh. “Buat anggota dewan duluan.” Nasib, he he.
Besok2, kalo jadi pemimpin, rakyat suruh duluan dah. Duluan gih. Silakan naik bus. Cakep kan? Duluin kepentingan rakyat. Saya naik mercy aja, he he. Kaya apapun, kita kudu terima kasih sama pemerintah kita, sama negara kita. Ga gampang emang ngurus kita. Masalahnya di kita juga. So? Positif aja ya. Be sabarer. Be kuater. Don’t be lemaher, maraher, keraser, emosier, soloter, he he… Be Kalemer… I’m Yusufer, qiqiqi.
I’m Yusufer. ‘n I’m Kalemer… You are…?
Salam hormat,
Yusuf Mansur | @Yusuf_Mansur


Sumber : http://videoyusufmansur.com/blog/yaa-tuhaan-izinkan-saya-membayar-hutang-negri-ini/

Baca Selengkapnya ....

Multi Level Marketing

Posted by Unknown 0 komentar
Ustadz-Yusuf-Mansur
Seorang penulis buku, menulis buku. Diterbitkan oleh penerbit  & dipasarkan melalui perdagangan yang dikenal umum : Toko Buku. Setelah buku itu diterbitkan, si penulis buku ini diberitahu, bahwa bukunya sudah ada di toko-toko buku. Utamanya di toko-toko buku besar. Maenlah dia ke toko buku besar di kotanya. Apa daya, “sistem” toko buku, tidak mengenali penulis buku. Ia hanya mengenali pembeli buku. Pembeli yang “dikenali” pun, hanya yang benar-benar beli & bayar. Yang hanya liat-liat, apalagi yang buka-buka plastik, malahan ditegor. Jika si toko buku tidak punya sistem Customer Service yang excellent, maka benar-benar hanya pembeli yang beli buku, yang niscaya bakal diwongke. Diwongke tuh maksudnya, diorangkan. Disenyumi, diterimakasihi, dilayani.
Si penulis melihat-lihat bukunya, membolak-balikin bukunya, senyumnya berkembang. Alhamdulillaah, buku saya terbit, katanya dalam hati. Seorang pelayan melihatnya. “Ga jadi beli Pak?” Kata pelayan itu, sambil berusaha senyum. Jawab si penulis, “Oh engga. Saya yang nulis koq malahan.” Jawaban si pelayan, “Ooooohhh… Bapak yang nulis…”. Segitu doang. Benar-benar segitu doang. Ga lebih. Ga ada tawaran teh manis bagi penulis buku. Sebagai ungkapan terima kasih, sebab dengan izin Allah, buku-buku penulis lah yang membuat pelayan itu bisa kerja, toko bisa buka. Tapi itulah. Ga dikenal si penulis itu, oleh sistem jual beli biasa. Apalagi satu toko yang merasa diperlukan, bukan dia yang diperlukan.
Beruntung, alhamdulillaah, mayoritas penulis buku, ikhlas. Mereka menulis untuk Allah. Dan menulis untuk menulis. Tidak berharap lebih.
Episode berikutnya, seorang pembeli. Ini seorang pembeli. Bukan lagi penulis. Ini pembeli. Ada orang yang membeli buku si penulis tersebut. Dan ternyata bagus. Dia senang bacanya. Bahkan dia referensikan kepada yang lain. Dia aja ketika beli, g dpt diskon. Kecuali “seadanya”. Apalagi ketika “merefrensikan”. Tambah g bakal dapat apa-apa dari transaksi itu. Memang penulis dapat royalti. Tapi itu dari penerbit. Dari percetakannya. Bukan dari toko buku. Semakin banyak yang terjual, akan semakin banyak royalti yg didapat. Tapi ini tetap ga akan sebanding dengan “pendapatan” toko buku. Penulis biasanya dapat royalti 5-10% dari harga buku kotor. Sedang toko buku, dapat 40-50%. Agen-agen kecil bisa dpt 20-30%. Suatu hari, ia bahkan bukan cuma mempromosikan. Tapi mengajak kawannya ke toko buku besar. “Yuk, saya temenin beli buku saya…” Sampe di kasir, ia yang nemani, ga beli, berdiri sejajar dengan kawannya yang pegang buku dan mau bayar. Posisinya, jelas bukan ngantri. Si penulis buku ini, yang mempromosikan, yang mereferensikan, bahkan nemani sampe ke kasir, malah ditegor kasir. Apa kata kasir? “Pak, ngantri ya, maaf.” He he he, disangkanya, nyelang. Padahal nemenin.
Begitulah. Sistem toko biasa, seperti toko buku tidak mengenal “terima kasih”. Apalagi bagi-bagi bonus, buat yang merefrensikan. Beda dengan MLM. Beda dengan Multi Level Marketing. Beda konsep & prinsip. Dibanding penjualan retail, yang kadang dikuasi grup besar. Dan dunia retail pun, sudah terkuasai pula oleh segelintir grup besar saja. Pasar yang demikian banyak, besar, jadi sekedar pasar. Bukan pelaku. Tidak diajak ikut mencicipi. Seperti kasus penulis dan pembeli yang merefrensikan tadi.
Sayang, bnyk MLM bodong. Yang memanfaatkan situasi & keadaan. Padahal sesungguhnya ia MoneyGame. Gak lebih dari sekedar penipu. Kalo benar ia MLM murni, maka ia akan menguntungkan, menyejahterakan, memberi manfaat, di semua jenjangnya. Ga ada yang cuma jadi korban. Bahkan, ketika membernya hanya member, ia akan mendapatkan banyak kemudahan mendapatkan produk. Dunia MLM banyak cacat dengan kehadiran MLM money game. Tanpa ikhtiar, tanpa kerja. Hanya rayuan belaka.
Dari contoh hari ini, andai buku tersebut di-MLM-kan, maka kisahnya ga akan jadi begitu. Tapi syaratnya, ya MLM yg benar. Sebenarnya, MLM itu sederhana. Pay-out/rabat, yang diberikan ke toko buku tersebut, misal 40-50% tadi, dijadikan sistem berjenjang. Sekedar merefrensikan saja, apalagi bisa jadi stokis, jadi agen, maka ia akan dapat bagian dari rabat yg tadinya “hanya” didapat oleh 1 toko saja. Tentu ada pro kontra. Dan itu ya wajar saja. Bukan saja awal Ramadhan & Lebaran, he he he. Di banyak hal, banyak emang perbedaan. Karena itu, saya santai aja ketika memutuskan mendirikan & mengembangkan MLM e-Miracle. Air Miracle. Air kesehatan. Ini bukan miracle yang selebaran loh ya. Itu mah penipuan. Ini saya produksi air kesehatan. Dengan izin Allah, jadi obat & menjaga kesehatan. Sistem penjualannya, saya bikin berjenjang, dengan sistem MLM. Saya punya pandangan & dasar prinsip yang berbeda. It’s not a moneygame.
Maka ketika pula saya munculin MLM lain, yang bergerak di bidang payment, yakni VSI, saya pun tetap pada pendirian saya. Sekarang, dunia pembayaran2/payment, listrik, dll., dah keliatan, ditelen pula oleh grup retail besar. Ga kebagian dah kita mah. Belum lama, ada seorang ustadz cerita. Dia ngantri di loket kereta api. Bahkan di customer service. Ga dapat tiket. Disarankan untuk beli di salah 1 toko ritel. Eh, hanya beberapa menit, dapet. Langsung diprint. Luar biasa. VSI, MLM yg bergerak di bidang payment. Semua orang bisa jadi agen pembayaran. Hanya dengan gadget yang dia pegang & punya. Keuntungan yang saya dapat, dari porsi persentasi yang didapat dari pembayaran-pembayaran tersebut, itu yang saya MLM-kan. Jadi pendapatan berjenjang.
Baik e-Miracle, maupun VSI, bukan money game. Saya mencoba menjalankan MLM yg benar, yang lurus, yang ga maen-maen & bercanda. Sekali lagi, kawan-kawan boleh berbeda pendapat. Fastabiqul khairat saja. Hasil dari MLM e-Miracle, saya wakafkan 100%. Dan saya pengen, semua menikmati potensi jualan air & macam-macam produk kesehatan nantinya. Saya malah berharap, air yang sudah dikuasai asing, bisa direbut kembali. Kalau besar, e-Miracle saya amanahin untuk take-over air asing. Balik lagi akhirnya soal niat & proses. Niat bener, proses bener, kenapa engga? Bener-bener, jangan ampe salah di niat proses.
Kalo perlu, kecap, garam, cabe/bumbu2, beras, sayur, buah, di-MLM-kan. Supaya pasarnya ga dikuasai & dikendalikan segelintir orang. Kembali ke buku, sebagai contoh awal produk. Sesungguhnya, penulis, bersama pembaca, bisa menikmati juga semua potensi ekonominya. Yang terjadi, bahkan di penjualan ritel, secara telanjang mata, dikuasai segelintir orang saja. Indonesia, jadi pekerja besar saja. Tidak ikut menikmati potensi keuntungan, dan potensi ekonomi. Bahkan tidak jarang, dunia retail, nginjek2 supplier.
Apalagi bisnis-bisnis yang sekarang ini telanjang diliat oleh mata, dikuasai benar oleh segelintir saja. Bangsa Indonesia, jadi pekerja saja. Bikin dah dari hulu ke hilirnya. Mulai dari proses tanam, hingga jual, MLM punya. Allahu akbar dah kalo emang bener jadi. MLM yang baik, ga akan nambah beban ke pembeli. Yg di-pay-out-kan, memang keuntungan yang wajar. Seperti contoh buku tadi, bila dijadikan MLM. Dunia MLM juga, dunia silaturahim, belajar, mengajar, saling membesarkan. Bukan antara penjual & pembeli, yang kering tanpa ruh. Selanjutnya MLM yang baik, coba untuk pelan-pelan bersyariah. Doain, ke depan e-Miracle & VSI, bersyariah total. Doain, doain, doain.

Udah, ngaji lagi dah… Ramadhan… Ramadhan… He he… Maaf buat yang kontra ya. Boleh koq. Boleh banget. Yg ga boleh, ribut.
Salam, 
Yusuf Mansur.
Sumber :  http://videoyusufmansur.com/blog/multi-level-marketing/

Baca Selengkapnya ....

VSI

Posted by Unknown 0 komentar
Ustadz-Yusuf-Mansur
Semua orang insya Allah bayar listrik dan pulsa, juga bayar2 yang lain. Saat bayar, keluar biaya admin, ongkos, dll. Jumlahnya ga sedikit. Apalagi berlangsung seumur hidup. Jika dikalikan jumlah biaya admin & ongkos, fantastis untuk kebutuhan bayar listrik & HP. Kalangan perbankan, minimarket, peritel2 & pelayan konvensional jasa pembayaran2 ini, benar2 banyak. Mereka menawarkan kemudahan & hadiah2. Say melihat peluang ini. Bagaimana kemudian pengeluaran jadi sumber pendapatan. Yang tadinya cuma admin. Sekarang jadi peluang. Sebab ada cashbacknya. Saya justru menshare keuntungan yang saya dapat dari fee transaksi. Sehingga ibu2 rumah tangga & seluruh pemakai listrik & pulsa HP bisa dapat cashback, di setiap transaksinya. Pake aja YahooMesenger/sms gratis.
Buat apa? Buat melakukan transaksinya. Sekalian jadi bisnis rumahan, atau kelasan, atau kampusan, bagi pelajar & mahasiswa. Setiap ada peluang, pelajari dulu, dengan hati adem, pikiran tenang. Sehingga ga ada su-udzdzannya. Pendaftaran jadi anggota VSI, untuk bisa menjalankan bisnis ini, baik untuk dirinya sendiri (buat pembayar2an dia sendiri), atau untuk orang lain, 275rb. Dari pendaftaran itu, anggap aja sewa kios, beli meja, buat gaji orang, jadi ga ada. Sebab untuk buka pembayaran loket & pulsa, itu mahal. Dengan VSI, jadi murah. Dan yang dibeli itu, ya wajar. Kesempatan investasi & usaha + jadiin biaya2 jadi murah. Termasuk start-up bisnisnya.
Kepada istri saya, saya simulasiin, walopun VSI ini dipakai sendiri, ga ngerekrut anggota lain, udah untung banget. Biaya admin itu, sebab transaksinya banyak dan seumur hidup, maka feenya juga jadi gila2an. Belum lagi ongkos & waktu. Dengan VSI, alhamdulillaah, semua bisa dilakukan hanya lewat gadget/HP, dari HP terjadul, apalagi HP terbaru.
Fee transaksi, malah diolah jadi cashback & bonus2. Kalo lewat perbankan, minimarket2, kios2 konvensional, ga ada cashback itu. Kalo bayarnya bukan lewat VSI, lewat ATM, bank2, minimarket2, baik bayar listrik/pulsa HP, dapatnya 2M. Apa itu? Makasih Mas. Ato Makasih Mbak. Tapi lewat VSI, dapat cashback. Demikian penjelasan singkat saya. Selebihnya ya pelajari. Supaya peluang bisnis di bidang fee transaksi ini, ikut dinikmati bersama.
Sayang, trilyunan rupiah diincar orang, tanpa ada cashback. Sungguh ini malah beda. Jadi ada cashback. Pro kontra biasa. Maju aja. Buktiin. Maaf, jika sekali2 nyelang buat bisnis. Mohon ridhonya. Mudah2an pada sadar, bahwa saya pengen semua maju & dapat peluang ini. Dengan jalanin bareng. Jika kemudian dihitung saya dapat untung, ya saya kira wajar aja. Namanya jg usaha. Masa ga nyari untung. Tapi…
Tapi jika sdr ngasih keuntungan dari ngasih free transaksi ke yg lain, ridho. Giliran ngasih saya, ngamuk2, he he he. Padahal ketika yang lain, dikasih keuntungan dari fee transaksi, ga bagi2. Saya? VSI? Bagi2. Hemat ongkos pula. Sebab pake gadget. Ketika ngasih keuntungan buat “yang lain”, sdr malah ga tau & ga bilang jgn nyari tau, sebab urusan orang. Tapi benar2 ga tau, kemana itu. Maksudnya, ga tau keuntungan itu disalurkan kemana. Adapun kalo saya, ga usah saya bilang lah. Liat saja gerakan saya buat apa. Yuk bangun, mikir, gerak. Gabung. Berjamaah. Toh jika mau buka bisnis ini, tetap ada investasi. Sekalipun itu dijalankn secara konvensional.
Ga beda dengan VSI. Ketika kemudian ambil lebih dari 1 peluang usaha di VSI, itu anggap saja sekalian buka cabang di beberapa tempat konvensional. Hanya yang mengerti, yang akan ikut. Tapi yang ga ngerti, mikir aja soal biaya admin & ongkos, serta energi ketika bayar2 macem2. Mohon doa untuk VSI.
Segala kekurangan, akan kami terus perbaiki. Terutama di pelayanan & teknologi. Ga ikutpun, bantu doa ya. Buat yang anggep ini ustadz hanya bisnis doangan, he he. Open your mata aja. Move on your jempol. Stalking TL, ha ha ha.
Terima Kasih. Salam. 
Yusuf Mansur | @Yusuf_Mansur
Sumber : http://videoyusufmansur.com/blog/vsi/#comment-630

Baca Selengkapnya ....

Press Release

Posted by Unknown 0 komentar
Kepada Yth

Seluruh Mitra dan Calon Mitra VSI

dimanapun Anda berada



Tulisan ini menyajikan penjelasan mengenai produk fenomenal VSI yang dikenal dengan V-PAY sebagai alat pembayaran untuk semua transaksi yang kita kenal.



Penjelasan pertama yang singkat telah membuat banyak orang yang terkesima dan terheran-heran bahkan nyaris tidak percaya bahwa di era saat ini ada bisnis atau produk yang memadukan dunia jejaring (networking) dengan dunia konvensional murni.



Pada kesempatan ini, berilah kami waktu untuk menjelaskan dan memandu anda agar dapat memahami lalu menjalankan bisnis ini bahkan kemudian berkeinginan untuk mengembangkannya secara luas dan komprehensif (komunitas).



Namun anda terlebih dahulu harus menangkap filosofi bisnis ini bahwa setiap orang rata-rata akan mendapat pemasukan sebagai penghasilan (income) tambahan sebesar Rp1,5 juta – 10 juta per bulan (bagi mereka yang mendaftarkan namanya sebagai mitra mulai tahun 2014). Sedangkan, bagi mereka yang mendaftarkan namanya sebelum akhir tahun 2013 berpotensi mendapatkan penghasilan sebesar Rp11 juta – 800 juta per bulan. Semua ini diperoleh hanya melalui program “CASH BACK & POINT REWARD” belanja anda melalui teknologi V-PAY di seluruh outlet Merchant VSI di Indonesia.



Perangkat lunak (software) V-PAY sebagai produk VSI dapat diinstalasi pada semua jenis telefon selular atau handphone (Android, Apple, BlackBerry, dll.). Dan dengan mudah/sederhana anda dapat menekan tombol (semudah mengetik SMS), maka sejumlah dana yang ada pada deposit di HP anda akan berpindah ke HP kasir/penjual/merchant sesuai dengan jumlah yang anda harus bayar.



Berikut ini panduan dan arahan kami untuk mempermudah anda dalam memahami serta menjalankan gaya hidup bisnis ini:



1. Mari kita kosongkan pikiran kita dari “bisnis donat/cilok/bulat-bulat”, pikirkan teknologi VPay yang memiliki potensi besar apabila terinstalasi dalam HP anda dan anda dapat melaksanakan transaksi secara konvensional (seperti halnya penggunaan kartu kredit, kartu debit, kartu ATM, dll.).

2. Apabila nomor (1) berhasil kita lakukan, maka tidak peduli siapapun anda, konsep ini justru akan membantu pengembangan berbagai model usaha yang saat ini anda sedang jalankan, baik itu MLM, konvensional baik group maupun perorangan, pendidikan, koperasi, dan lain-lain.

3.  Berkaitan dengan nomor (2), tidak ada namanya rencana pemasaran atau sistem perhitungan penghasilan yang bersifat eksklusif seperti halnya MLM. Penjelasan mengenai semua hal ini dapat dilihat secara interaktif di Blog Komunitas VSI (www.blogvpay.com).

4. Anda harus mulai membaca “Flyer” (Lampiran I) dan memahaminya. Apabila belum paham, anda dapat mendiskusikannya dengan kami melalui e-mail ke: vsi_sc@yahoo.com (VSI Support Centre)

5. Anda dapat menyaksikan film (ilustrasi) singkat (Lampiran II) yang memiliki kesamaan manfaat dengan teknologi V-Pay.

6. Apabila anda memutuskan untuk membeli teknologi V-Pay, anda dapat menghubungi orang yang mereferensikan atau yang memperkenalkan konsep ini kepada anda atau anda dapat langsung mengisi formulir aplikasi (Lampiran III).

7. Cash Back & Point Reward” akan diberikan kepada mitra tanpa diundi dengan ketentuan yang tercantum di web resmi perusahaan, yaitu www.klikvsi.co.id.





NB:

Janganlah anda berputar-putar di masalah lain, kita sudah membuktikan bahwa hanya dengan peralatan sederhana (bahkan tanpa brosur) anda sudah dapat berjalan. Di titik inilah justru anda dapat mengembangkan suatu konsep yang sebenarnya sudah banyak diketahui banyak orang dengan potensi yang justru belum banyak diketahui.



Sekali lagi.......PELUANG!!! APABILA tools sudah lengkap, berarti makin banyak orang yang dapat langsung mengambilnya....dan PELUANG akhirnya TERBAGI.............Ingatlah! Kami akan terus berinovasi dan tentu saja selalu terbuka peluang untuk menerima gagasan/saran yang bersifat membangun.

 

Selamat pagi


VSI Support Centre
+62 888 2314 868
vsi_sc@yahoo.com (email dan yahoo messenger)

Baca Selengkapnya ....

Multi Level Marketing II

Posted by Unknown 0 komentar
Ustadz-Yusuf-Mansur Ada tidak ada MLM, contoh, harga buku, ya segitu. Yang tertera di toko buku. Ini contoh saja. Maka dengan MLM, rabat untuk toko buku itu yang diolah. Jangan menggeneralisir MLM yg tipu2, dengan MLM sebagai konsep marketing, yang saya malah berpikiran sesuai banget. Memberi kesempatan pada banyak orang. MLM yang kaco itu yang money game, dan bebelit2 aturan, yang hanya nguntungin pemiliknya saja. Beda dengan e-Miracle, yang malah wakaf 100%.
Istighfarnya juga digeber. Sadar dah, bahwa saya banyak dosa. Maka ibarat gunung dosa, saya ketrik/papas, pake istighfar. Biar habis.
Maksudnya, keuntungan MLM e-Miracle. Ini yang diwakafkan, 100%. Dan secara sistem, ini “sekolah banget”. Komitmen perbaikan diri, sambil bisnis. Adapun MLM VSI, yang baru, banyak spirit dakwah yang saya selipin, dengan corak yang lebih nasionalis. Contoh, PV bagi 15 titik: Ensiklopedi Sedekah. ”Dipaksa” beli dah tuh Ensiklopedi Sedekah, he he. Supaya pada baca, he he. Yah, dakwah & bisnis, bisa disiasati agar bisa jalan bersisian. Saling dukung.
Dlm tulisan terdahulu (MLM Part 1), saya jelaskan, bahwa yang ga bener itu, MLM tipu2. Yang money game. Produk ga jelas. Bagi2 bonusnya dari duit member sendiri. Kalo kawan2 ga setuju sama MLM, itu bagus. Jadi waspada sama yang abal2. Yang tipu2. Tp terhadap spirit MLM, jangan ditutup. Ntar pasar dikuasai segelintir orang/kelompok saja. Yuk, buka mata. Sempurnakan sistemnya, dengan niat yang benar.
Tapi bila ada produknya & wajar harganya, tidak ada penggelembungan, maka itulah hakikat MLM. Bagi2 bonus bagi yang bekerja aktif.
Lanjut ngaji lagiiii… Salam hormat. Dari yg pengen berpikir positif aja, ga menggeneralisir & menilai dengan arif.
Salam, 
Yusuf Mansur

Sumber :  http://videoyusufmansur.com/blog/multi-level-marketing-ii/#comment-671

Baca Selengkapnya ....

Apa itu Bisnis VSI ?

Posted by Unknown 0 komentar


Profil Founder PT Veritra Sentosa Internasional (VSI)

Yusuf Mansur,  Beliau dikenal sebagai pimpinan Pondok Pesantren Daarul Quran Bulak Santri, Cipondoh, Tangerang dan pimpinan pengajian Wisata Hati. Ustadz kelahiran Jakarta, 19 Desember 1976 ini melalui perjalanan berliku sampai menjadi ustadz terkenal seperti sekarang. Berikut biografi dan kisah hidup Yusuf Mansur dari masa lalu beliau.

Biografi

Pria yang akrab dipanggil Ustadz Yusuf Mansur lahir di Jakarta pada tanggal 19 Desember 1976 dari pasangan Abdurrahman Mimbar dan Humrif'ah. Beliau berasal dari keluarga Betawi yang berkecukupan, dan sangat dimanja orang tuanya.

Lulusan terbaik Madrasah Aliyah Negeri 1 Grogol, Jakarta Barat, tahun 1992 ini pernah kuliah di jurusan Informatika namun berhenti tengah jalan karena lebih suka balapan motor. Kini, ustadz Yusuf Mansur telah menikah dengan Siti Maemunah dan telah dianugerahi empat orang anak. Bahkan anak yang keempat lahir pada tanggal 17 Agustus selisih beberapa jam dengan cucu pertama Presiden SBY.
Untuk lebih jelasnya silahkan  : Klik Disini 
 

Profil Perusahaan VSI ( PT Veritra Sentosa Internasional )

Beranjak dari penggalian potensi masyarakat yang sudah terbiasa menggunakan “gadget” mutakhir, lahirlah Ring Cash pada tahun 2009 sebagai wahana yang menjembatani kemudahan pembelajaan dan pembayaran semua kebutuhan masyarakat dengan menggunakan teknologi semua provider telepon seluler.



Sejalan dengan itu, pada tahun 2013 berkembang gagasan cemerlang seorang Ustadz Yusuf Mansur yang berawal dari keprihatinan atas banyaknya aset negara yang sedikit demi sedikit diambil alih oleh kapitalis asing, yaitu membangun komunitas gotong royong (multi kultural) melalui pemanfaatan perangkat lunak/teknologi yang diinstalasi pada handphone/smartphone dengan fungsi sebagai alat pembelanjaan/pembayaran multiguna (all-payment gateway) dalam komunitas (masyarakat) serta melibatkan toko-toko kelontong tradisional, dan lain-lain. 



Berdasarkan kedua latar belakang historikal yang pada prinsipnya bertujuan sama, lahirlah V-pay sebagai perpaduan harmonis dari gagasan cermerlang seorang Ustadz Yusuf Mansur dan tekbologi Ring Cash. 



Dengan perangkat lunak V-pay ini, semua mitra dapat melakukan pembelanjaan dan pembayaran semua kebutuhan harian, bulanan bahkan tahunan, baik berupa kebutuhan primer maupun sekunder.
 

VISI


Menjadi perusahaan yang memiliki perangkat lunak / teknologi yang mampu menjangkau seluruh lapisan komunitas.

MISI
Membangun komunitas yang besar, melalui pemasaran perangkat lunak / teknologi V-Pay.

LEGALITAS PERUSAHAAN

Nama Perusahaan        : PT Veritra Sentosa Internasional
SK Menkumham          : AHU-41742.AH.01.91.Tahun 2013
SIUP                              : 510/3-5674-BPPT.
TDP                               : 101114619445.
HO                                 : 503/IG6417/BPPT

Apa Produk Yang Dijual VSI

1. Veritra Pay


http://vsituban.blogspot.com/2013/11/apa-itu-bisnis-vsi.html VeritraPay adalah aplikasi Personal Online Payment dimana setiap member yang terverifikasi dapat melakukan pembayaran-pembayaran berupa:

Pembayaran Semua Kebutuhan Anda ;

  • Listrik Prepaid ( Token Listrik ), Listrik Postpaid ( bulanan ), Nontaglis ( Tambah Daya / Pasang Baru )
  • Jastel ( Jasa Telekomunikasi ) meliputi telpon rumah, Telkom Speedy, Telkom Vision,
  • Cicilan Multi Finance ( Leasing kendaraan bermotor )
  • PDAM
  • TV Berbayar, Internet, Asuransi, Kartu kredit, dll
  • Voucher Pulsa Seluler GSM & CDMA
  • top up Smart Card seperti ; BCA Flash, E-Toll Card, dll
  • Voucher Game Online
  • Tiket konser, tiket nonton
  • Tiket kereta, tiket bus, tiket travel, tiket pesawat
  • Infaq & sedekah
  • Pendidikan (spp, pendaftaran kuliah, dll)
  • Pajak (BPHTB, PBB, dll)

Dengan Veritra Pay Anda tidak perlu lagi keluar rumah untuk melakukan pembayaran-pembayaran. Semua layanan yang memanjakan Anda ini dapat dinikmati secara online dengan mudah, cepat, nyaman, aman dan murah. Untuk lebih Jelasnya klik disini


2. Habs Pro

Habs-Pro diracik dari ekstrak Habbatushauda dan ekstrak propolis, mengandung nutrisi 4-5 kali lebih banyak daripada Habbatushauda biasa sehingga sangat bermanfaat untuk menjaga stamina, menyembuhkan dan mencegah berbagai macam penyakit. Untu lbih jelasnya klik disni
Untuk memperoleh Produk 2 Habs Pro dapat dilakukan penukaran disini


http://vsituban.blogspot.com/2013/11/apa-itu-bisnis-vsi.html

Bagaimana Market Plannya?

Pendaftaran Mitra 

Untuk menjadi mitra sangat mudah, cukup dengan Rp 275.000,- Anda akan mendapatkan:

  • Bisnis Loket All-Payment VERITRA-PAY include software payment dengan OS Java, Android, Blackberry, iOS & Yahoo Messenger (YM) + Google Talk (Gtalk), info lengkap Veritra-Pay, klik di sini
  • Hak Usaha pengembangan pemasaran VSI seumur hidup & dapat diwariskan

Bonus Sponsor

Bonus sponsor adalah bonus yang dibayarkan apabila Anda berhasil mereferensikan orang lain untuk bergabung dalam program ini. Anda dapat melakukan pensponsoran sebanyak yang Anda mampu.
Rp 50.000,- ( dengan rincian cash Rp 30.000 dan deposit Vertra Pay Rp 20.000 )

Bonus Pasangan

Ketika terjadi pasangan kiri & kanan kaki Anda, maka Anda akan mendapatkan Bonus Pasangan sebesar Rp. 25.000,- (Rp 15.000 berupa cash & Rp 10.000 berupa deposit VeritraPay)
Flush out 12 pasang per hari.

Bonus Duplikasi Pengembangan s/d 10 Generasi

Generasi Sponsoring Bonus Flush Out Total Bonus
1 2 Rp 1.000,- 12 Rp 24.000,-
2 4 Rp 1.000,- 12 Rp 48.000,-
3 8 Rp 1.000,- 12 Rp 96.000,-
4 16 Rp 1.000,- 12 Rp 192.000,-
5 32 Rp 1.000,- 12 Rp 384.000,-
6 64 Rp 1.000,- 12 Rp 768.000,-
7 128 Rp 1.000,- 12 Rp 1.536.000,-
8 256 Rp 1.000,- 12 Rp 3.072.000,-
9 512 Rp 1.000,- 12 Rp 6.144.000,-
10 1.024 Rp 1.000,- 12 Rp 12.288.000,-
Potensi maks Bns Duplikasi / hari / HU Rp 24.552.000
Potensi maks Bns Duplikasi / bulan / HU Rp 736.560.000


Bonus tersebut bisa Anda dapatkan hanya dengan menduplikasikan 12 pasang per hari & diagram jaringan tidak perlu full matriks.

Bonus Reward


STAR LEADER

100 kanan 100 kiri

Smartphone Android Senilai

Rp 1.000.000,-




BRONZE

500 kanan 500 kiri

Free Trip Ke Sentosa Island Singapore Senilai

Rp 5.000.000,-





SILVER

7.000 kanan 7.000 kiri

Perjalanan Religi/Tour Eropa Senilai

Rp 50.000.000,-




  GOLD

25.000 kanan 25.000 kiri

1 Unit Mobil Keluarga Senilai

Rp 200.000.000,-






EMERALD

100.000 kanan 100.000 kiri

1 Unit Mobil Mewah Senilai

Rp 500.000.000,-





DIAMOND

250.000 kanan 250.000 kiri

1 Unit Rumah Mewah Senilai

Rp 1.000.000.000,-





AMBASSADOR

1.000.000 kanan 1.000.000 kiri

1 Unit Villa Mewah Senilai

Rp 2.000.000.000,-







CROWN AMBASSADOR

2.500.000 kanan 2.500.000 kiri

1 Unit Super Car Senilai

Rp 2.000.000.000,-


klik vsi <support www.vsinetwork.net>

Baca Selengkapnya ....
Buat Email | Copyright of Vsi Team Support.